Amalan Tulus yang Lebih Disukai Sang Pengutus Daripada Itikaf

 🐝 *Setetes Madu* 

27 Oktober 2020/  10  Rabiul Awal 1442 H


*Amalan Tulus yang Lebih Disukai Sang Pengutus Daripada Itikaf*


Sahabat,  siapa yang tidak ingin itikaf di Masjid Nabi, sebuah tempat penuh kebaikan dan keberkahan. Kita juga tahu itikaf merupakan amalan mulia yang besar pahala dan keutamaannya. 

Namun ternyata ada lagi satu amalan yang ringan, bahkan terlihat remeh, tetapi keutamaan kebaikannya melebihi itikaf sebulan di Masjid Nabawi. Yaitu membantu sesama. 

Sebagaimana kisah dari sahabat Nabi Saw yang mulia, Abu Hurairah ra, yang pada suatu ketika beliau sedang beritikaf di Masjid Nabi. Saat itu Rasulullah Saw telah tiada. 

Ketika sahabat Nabi yang terkenal sebagai penyayang kucing itu sedang asik menyendiri, tetiba ia melihat seseorang datang dengan wajah sedih, lalu duduk termenung di salah satu sudut Masjid. 

Abu Hurairah ra pun mendatangi orang tersebut, kemudian ia menanyakan keadaan orang tersebut. Ternyata orang itu sedang di rundung masalah. 

Tanpa berpikir Abu Hurairah ra langsung menawarkan bantuan, "Mari saudaraku, kita selesaikan masalahmu." Mendengar ajakan tersebut, orang itu bertanya. 

"Engkau memilih membantuku dan meninggalkan itikafmu?" Kemudian Abu Hurairah ra menjelaskan, "Yaa, sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Sungguh berjalannya seseorang di antara kamu untuk memenuhi kebutuhan saudaranya, adalah lebih baik baginya daripada itikaf di masjidku ini selama sebulan." (HR. Thabrani dan Ibnu Asakir). 

Sahabat, hadist tersebut bukan dalil untuk mendukung rasa malas melakukan itikaf, melainkan sebagai motivasi agar kita gemar membantu orang lain dengan tulus, karena sang pengutus Nabi yang membangun Masjid itu  lebih menyukainya. 

Wallahu'alam

Selamat Beraktiftas, Sahabat. 

Semoga Allah Swt memudahkan segala urusan kita, terutama kepada saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah banjir, semoga Allah Swt berikan kesabaran, kemudahan, dan menggantinya dengan pahala kebaikan.. Aamiin yaa robbal alamin.. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyebut, Nyebut!

Santai, Karena Masa Lalu Sudah Berlalu dan Masa Depan Hanya Allah yang Tahu

Merawat Hati