Nyebut, Nyebut!

 🐝 *Setetes Madu* 

10 Oktober 2020/ 22 Safar 1442 H


*Nyebut, Nyebut!*


Sahabat, dahulu orang tua kita ketika melihat kita melakukan kesalahan atau mendengar perkataan yang tidak baik keluar dari lisan kita, mereka menyuruh kita "Nyebut".

Nyebut yang mereka maksudkan adalah mengucapkan kalimat thoyyibah, yang mengandung nilai dzikrullah. 

Ternyata, anjuran orang tua kita itu bukan asal nyuruh tanpa makna dan dalil. Nyebut yang mereka maksud memiliki tujuan. Yaitu untuk menutupi satu kekeliruan atau kesalahan yang telah kita lakukan dengan kebaikan yang bernilai sepuluh. 

Nyebut juga merupakan amalan paling baik yang sangat mudah dikerjakan. Semua muslim bisa melakukannya, andai bisu pun bisa mengucapkannya dengan hati. 

Perintah nyebut itu juga berdasarkan dalil, hadis dari Rasulullah saw. Yaitu : 

Abu dzar berkata, "Wahai Rasulullah, beritahukanlah aku mengenai amal perbuatan yang dapat mendekatkan aku ke surga dan menjauhkan aku ke neraka." Kemudian Rasulullah saw bersabda, "Apabila engkau berbuat kesalahan, maka lakukanlah kebaikan, karena kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipat.". Abu dzar bertanya kembali, " Wahai Rasulullah, apakah Laa ilaaha illallah termasuk amal kebaikan?".Rasulullah saw menjawab, "Kalimat itu merupakan kebaikan diantara yang paling baik." (HR. Ahmad, Abu Nu'aim, Ath-Thabari) 


Wallahu'alam

Selamat beraktiftas, sahabat. 

Semoga Allah Swt mudahkan kita untuk senantiasa berbuat kebaikan, menyebut asmanya, sehingga kita senantiasa diberkahi dan diridhoinya.. Aamiin yaa robbal alamin.. 🤲

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Santai, Karena Masa Lalu Sudah Berlalu dan Masa Depan Hanya Allah yang Tahu

Merawat Hati