Yaa Allah Engkaulah Hambaku dan Akulah Tuhanmu
🐝 *Setetes Madu*
24 Oktober 2020/ 07 Rabiul Awal 1442 H
*Yaa Allah, Engkaulah Hambaku dan Akulah Tuhanmu*
Sahabat, suatu ketika ada seorang melintasi padang pasir yang tidak ada air dan tumbuhan. Ia berjalan bersama untanya yang membawa makanan dan minuman.
Karena lelah berjalan di padang pasir yang luas, ia pun beristirahat. Hingga hembusan angin membuatnya tertidur pulas.
Ketika bangun, ia terkejut. Unta yang membawa perbekalannya menghilang. Ia pun segera mencarinya, berkeliling padang pasir.
Ia sangat berharap untanya dapat ditemukan, namun usahanya tidak membuahkan hasil. Karena lama mencari, ia pun mengalami kelelahan yang sangat berat.
Ketika melihat ada sebuah pohon, ia memutuskan untuk beristirahat di bawahnya. Karena sangat lelah ia pun tertidur pulas. Ketika terbangun ia melihat untanya yang menghilang ada di hadapannya lengkap dengan perbekalannya.
Ia pun segera memegang tali kendali untanya. Ia sangat gembira, karena begitu senangnya ia bersyukur kepada Allah Swt dengan berkata, "Yaa Allah, engkau hambaku dan aku adalah Tuhanmu".
Karena sangat gembiranya ia terbalik mengucapkannya. Itulah perumpamaan dari Rasulullah saw, ketika menyampaikan tentang taubat.
"Sungguh Allah itu lebih bergembira dengan taubat seorang hambanya daripada kegembiraan seorang diantara kamu yang menemukan untanya setelah menghilang di hamparan tanah yang luas tanpa air dan tumbuhan." (HR. Bukhari - Muslim)
Sahabat, manusia berbuat salah dan dosa adalah wajar dan sesuai dengan fitrahnya. Namun, sebaik-baik manusia adalah yang menyadari kesalahannya kemudian bertaubat kepada Allah Swt.
Allah Swt yang menciptakan dan mengatur manusia sangat gembira menyambut hambanya yang bertaubat, kegembiraannya melebihi orang yang terbalik memujinya karena sangat gembira menemukan untanya kembali.
Wallahu'alam
Selamat Beraktiftas, Sahabat.
Semoga Allah Swt senantiasa memaafkan segala salah dan dosa yang telah kita lakukan.. Aamiin yaa robbal alamin
Komentar
Posting Komentar