Melampiaskan Nafsu Bernilai Sedekah dan Berpahala

 🐝 *Setetes Madu* 

16 November 2020/  30 Rabiul Awal 1442 H


Sahabat, setiap mendengar kata "pahala" yang terlintas dipikiran kita hanyalah tentang ibadah ritual yang melelahkan tubuh dan bukan hal yang menyenangkan sesuai nafsu kita. 

Padahal, yang memuaskan nafsu pun bisa bernilai sedekah dan menghasilkan pahala seperti ibadah yang lainnya. Sebagaimana hadis yang disampaikan oleh Abu Dzar ra : 

Ada sekelompok orang menyampaikan kepada Rasulullah Saw, "Yaa Rasulullah, orang-orang kaya telah memborong semua pahala, mereka sholat sebagaimana kami sholat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa dan mereka bersedekah dengan kelebihan harta mereka." 

Kemudian beliau bersabda, "Bukankah Allah telah menjadikan untukmu sesuatu  yang kamu bisa bersedekah dengannya?. Sesungguhnya setiap tasbih adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah. 

Memerintah yang ma'ruf dan mencegah yang mungkar adalah sedekah, bahkan berhubungan suami istri diantara kamu adalah sedekah. 

Mereka bertanya, "Yaa Rasulullah, apakah kami melampiaskan nafsu seksualitas kami mendapatkan pahala?" 

Rasulullah bersabda, "Beritahukan kepada saya, seandainya dia menyalurkannya pada yang haram (Zina) apakah dia berdosa?. Maka begitu pula apabila dia meletakkannya pada yang halal, dia berhak mendapatkan pahala." (HR. Muslim). 

Itulah dalil yang menunjukkan bahwa melampiaskan nafsu bernilai sedekah dan berpahala, jika caranya halal. 

Tetapi, dalil itu bukan sebagai pedoman untuk kita malas melakukan pekerjaan lainnya yang bernilai ibadah dan rajinnya hanya melakukan yang itu. he, he, he... 

Hadis itu menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang mudah dan sesuai dengan fitrah atau kodratnya manusia. 

Wallahu'alam



Selamat Beraktifitas di awal pekan, sahabat. 

Semoga segala aktifitas kita bernilai ibadah di hadapan Allah Swt.. Aamin yaa robbal alamin.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyebut, Nyebut!

Santai, Karena Masa Lalu Sudah Berlalu dan Masa Depan Hanya Allah yang Tahu

Merawat Hati