Tukang Roti yang Selalu Beruntung Dengan Resep Satu Katanya yang Mudah
🐝 *Setetes Madu*
20 November 2020/ 04 Rabiul Akhir 1442 H
Sahabat, ada kisah tentang seorang tukang roti yang selalu beruntung, apa pun keinginannya selalu terwujud. Resep keberuntungannya hanya satu kata yang mudah.
Si tukang roti itu tinggal di Kota Bashrah, Irak. Pada suatu hari Kotanya kedatangan seorang ulama besar yang karismatik, ahli hadis, dan zuhud.
Karena zaman dahulu belum ada internet dan media sosial, sehingga masyarakat Kota tersebut tidak mengetahui jika ada ulama besar datang ke Kotanya.
Ulama tersebut pun datang ke Kota Bashrah hanya mengikuti keinginan hati, ia tidak punya rencana atau program berkunjung ke Kota tersebut.
Setiba di Kota Bashrah tepat waktu Isya. Sang Imam pun menuju Masjid, ia melaksanakan sholat Isya berjama'ah.
Setelah sholat dan jamaah sudah bubar ia merebahkan tubuhnya untuk istirahat. Tetiba Marbot Masjid menghampirinya dan bertanya, "Kenapa syaikh, mau apa Anda di sini?”
Marbot Masjid tidak tahu bahwa orang yang di hadapannya adalah ulama besar. Ia pun mengusir ulama tersebut agar tidak tidur di dalam Masjid.
Maka, ulama itu keluar lalu merebahkan dirinya di teras Masjid. Sang Marbot melihatnya, dan kembali mengusirnya.
Walaupun sang ulama telah menjelaskan bahwa dirinya adalah musafir dan memohon agar diijinkan tidur di pelataran Masjid, sang Marbot tetap tidak mengijinkannya dan mengusirnya.
Si tukang roti yang tokonya berada di sebelah Masjid melihat ulama tersebut diusir oleh Marbot Masjid. Ia pun iba, lalu mengajak sang ulama untuk istirahat di tokonya.
Sang ulama pun menerima tawaran si tukang roti. Ia masuk ke toko dan duduk di belakang tukang roti yang sedang membuat adonan roti.
Ulama tersebut melihat si tukang roti setiap melakukan sesuatu selalu membaca "Astaghfirulloh". Memecahkan telur, baca " Astaghfirulloh", mengambil tepung, baca "Astaghfirullah".
Ulama itu penasaran kemudian bertanya, sudah berapa lama kamu lakukan itu?".
Tukang roti itu menjawab "Sudah lama sekali, saya menjual roti sudah 30 tahun, jadi semenjak itu saya lakukan."
Ulama itu bertanya : "Apa hasil dari perbuatanmu itu?"
Penjual roti tersebut menjawab, “Berkat istighfar ini tidak ada hajat yang saya minta, kecuali pasti dikabulkan Alloh, kecuali satu, masih satu yang belum Alloh kabulkan".
Ulama tersebut penasaran dan bertanya "apa itu?".
Kata si tukang roti, "Saya minta kepada Alloh supaya dipertemukan dengan Imam Ahmad".
Seketika itu juga ulama tersebut terkejut dan berkata "Allohu akbar, Alloh telah mendatangkan saya jauh dari Baghdad pergi ke Bashrah dan bahkan sampai dilarang tidur di masjid itu karena Istighfarmu".
Si tukang roti pun terkejut, ternyata orang tua yang ada di hadapannya adalah Imam Ahmad. ulama besar, ahli hadis, ahli fikih, ahli zuhud, yang selama ini ingin diketemuinya.
Masya Alloh, itulah kisah si tukang roti yang selalu beruntung dengan resep satu katanya yang mudah yang selalu diucapkannya yaitu "Astaghfirullah" atau istighfar.
Wallahu'alam.
Selamat Beraktifitas di hari Jum'at, Sahabat.
Semoga di hari yang barokah ini Alloh kabulkan apa yang kita inginkan.. Aamin yaa robbal alamin.
Komentar
Posting Komentar