Memperhatikan dan Merapihkan Penampilan Tanpa Terlena

 🐝 *Setetes Madu*

21 Desember 2020/ 06 Jumadil Awal 1442 H


Sahabat, kita semua suka bercermin, terutama para wanita. Kita senang memperhatikan wajah kita di cermin, padahal begitu-gitu saja. Yang berubah hanya jumlah kerutan dan uban di kepala.

Itulah sifat alami manusia. Kita senang memperhatikan penampilan luar kita. Apalagi ketika hendak tampil di muka umum, dari bawah hingga atas kepala akan kita perhatikan dengan detail di cermin. 

Hal itu sah dan mubah. Islam juga mengajarkan kita agar berpenampilan syar'i, rapih dan indah. Karena Allah Swt indah dan menyukai keindahan. 

Tetapi, Islam juga mengajarkan kita agar fokusnya jangan hanya memperhatikan penampilan luar hingga terlena. Begitupun terhadap penampilan orang lain, hendaknya kita tidak terlena dengan casingnya mereka.

Tidak sedikit orang yang casingnya berpendidikan, berdasi, perkataannya sangat menarik, hingga menjadi pejabat, ternyata korupsi bermilyar-milyar. Jahatnya, itu dilakukan ketika rakyat sedang kesulitan karena wabah. 

Sebagus dan seindah apapun penampilan casing belum tentu dalamnya bagus. Terkait materi pun demikian, orang yang berpenampilan lusuh, kumel, belum tentu saldo rekening banknya nol. 

Karenanya Islam, dan diikuti juga oleh para ahli pengembangan diri, mengajarkan kita agar tidak hanya memperhatikan penampilan luar baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. 

Untuk itu Rasulullah Saw mengajarkan kita doa ketika bercermin, yaitu : 

"Allohumma kamaa hassanta kholqii fahassin khuluqii"  (Yaa Alloh, engkau telah memperindah penciptaanku, maka perindahlah ahlakku). 

Dari doa singkat yang banyak dihafal anak PAUD itu kita bisa membaca, menelaah, dan memahaminya bahwa kita  diajarkan agar tidak terlena dengan penampilan luar hingga lupa memperhatikan dan merapihkan keadaan dalam diri kita yaitu ahlak yang berpusat pada qolbu.

Wallahu'alam. 

Semoga Allah Swt senantiasa merapihkan dan memperbaiki keadaan kita, terutama keadaan Islam, Iman, dan Takwa kita kepadanya. Aamin yaa robbal alamin. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyebut, Nyebut!

Santai, Karena Masa Lalu Sudah Berlalu dan Masa Depan Hanya Allah yang Tahu

Merawat Hati