Stop Menyalahkan Nasi, Gantilah Dengan Instropeksi

 🐝 *Setetes Madu* 

30 Oktober 2020/  13 Rabiul Awal 1442 H


*Stop Menyalahkan Nasi, Gantilah Dengan Instropeksi* 


Sahabat, pada hakikatnya setiap keburukan yang terjadi pada diri kita disebabkan oleh perbuatan kita sendiri. 

Sebenarnya kaidah tersebut sudah umum kita ketahui, namun umumnya kita sering melalaikannya. Sehingga tidak sedikit orang sakit kepala menyalahkan angin yang merupakan rahmat dari Allah Swt. 

Begitupun dalam persoalan kesehatan yang lebih kompleks, tidak sedikit orang sekomplek (komunitas) menyalahkan nasi sebagai sebab buncitnya perut mereka. 

Terlebih mereka yang terkena penyakit degeneratif, sangat memojokkan hingga akhirnya mengkampanyekan gerakan pengasingan terhadap makanan yang dari dahulu orang-orang Indonesia sudah mengonsumsinya. 

Padahal, bisa jadi sakit yang dideritanya karena perbuatan dirinya sendiri. Seperti, makan berlebihan, malas olahraga, ogah berpuasa sunnah, anti buah dan sayur, gemar begadang, selesai makan langsung naik ke tempat tidur, atau pelit bersedekah dan rajin menimbun makanan. 

Begitu juga dalam urusan muamalah lainnya. Bisa jadi sulitnya kita memperoleh rizki disebabkan oleh sulitnya kita menggerakkan anggota tubuh untuk bersilaturahmi, sholat berjamaah di masjid, sholat dhuha, dan bersedekah. 

Bisa jadi juga rajinnya orang lain menggosipi kita disebabkan kita juga rajin menonton tayangan gosip  online maupun off line di pojok warung sayur. 

Terkait hal tersebut, Allah Swt berfirman dalam surat Annisa ayat 79 : 

 “Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Alloh, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri... "

DR. Quraisy Shihab menjelaskan ayat tersebut bahwasanya "Semua kenikmatan, kesehatan dan keselamatan yang kamu rasakan adalah karunia dan kebaikan Alloh yang diberikan kepadamu. Sedang kesusahan, kesulitan, bahaya dan keburukan yang menimpa kamu adalah berasal dari dirimu sendiri, sebagai akibat dari dosa yang telah kamu perbuat." 

Maka, ketika sakit kepala berhentilah menyalahkan nasi. Coba intropeksi, barang kali ada rizki si miskin yang masih tersimpan di dalam lemari. 

Wallahu'alam

Selamat Beraktiftas di Hari Jum'at, Sahabat. 

Semoga di hari yang barokah ini Allah Swt mengampuni segala khilaf dan dosa-dosa kita, menerima amal ibadah kita, dan memberkahi kehidupan kita.. Aamiin yaa robbal alamin.. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyebut, Nyebut!

Yaa Allah Engkaulah Hambaku dan Akulah Tuhanmu

Virus Ini Lebih Harus Kita Waspadai