Joging Mengintil Setan
🐝 *Setetes Madu*
13 November 2020/ 27 Rabiul Awal 1442 H
Sahabat, kita tahu joging atau lari-lari kecil merupakan olahraga ringan, mudah dan murah yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Siapa pun tidak mengingkarinya bahwa joging efektif untuk menyehatkan dan menguatkan otot, tulang, dan organ tubuh lainnya terutama jantung.
Karena itu, kita sangat dianjurkan untuk melakukan joging minimal dua kali dalam sepekan atau bagi yang sibuk bisa melakukannya sekali ketika libur.
Tetapi, sesungguhnya banyak orang yang tidak sadar bahwa mereka telah melakukan joging lebih dari sekali dalam sehari, ada yang dua kali, tiga dan yang terbanyak lima kali.
Namun, joging yang mereka lakukan tersebut tidak menyehatkan. Selain karena dilakukan tanpa sadar, joging tersebut juga bukanlah berlari menggerakkan tubuh. Melainkan hanya mengikuti setan yang sedang berlari kencang.
Setan berlari kencang setiap hari lima kali, yaitu ketika mendengar adzan (panggilan sholat). Kita tahu dalam sehari ada lima waktu sholat. Setiap adzan berkumandang setan berlari, sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah Saw :
“Apabila panggilan shalat (adzan) dikumandangkan maka setan akan lari sambil terkentut-kentut hingga dia tidak mendengarnya." (HR. Bukhari dan Muslim).
Maka, jika orang yang tidak ada udzur syar'i ketika mendengar adzan tidak segera memenuhinya, dia menunda sholatnya, atau bahkan tidak sholat, pantaslah disebut sebagai orang yang sedang joging mengintil setan.
Setan berlari sambil terkentut-kentut, sedangkan orang yang tidak memenuhi panggilan adzan berjoging mengikutinya dari belakang.
Karena pada hakikatnya rasa malas, menunda-nunda sholat, dan sikap meremehkan sholat, berasal dari setan.
Untuk itu hendaknya kita berlindung kepada Allah Swt dari rasa malas dengan senantiasa membaca doa yang diajarkan oleh Rasulullah Saw :
“Ya Alloh, aku berlindung kepadamu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepadamu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian.” (HR. Bukhari no. 6367 dan Muslim no. 2706)
Wallahu'alam
Selamat beraktiftas, sahabat.
Semoga Allah Swt senantiasa memberi kita hidayah hingga mampu mengalahkan bisikan setan yang terkutuk.. Aamiin yaa robbal alamin.
Komentar
Posting Komentar